5 Cara Agar Tak Tertular Sakit di Musim Flu dan Batuk

Ketika demam isu kemarau berganti menjadi demam isu penghujan, suhu kerap berubah secara ekstrem. Tak sedikit orang yang terserang batuk dan juga flu. Baik itu terkena kuman atau basil ataupun tertular dari rekan kerja.

Karena itu, biar tak rentan terserang penyakit tersebut, tentu harus meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dirangkum dari banyak sekali sumber, ikuti tips berikut ini biar tetap sehat di demam isu flu dan batuk.

1. Tingkatkan asupan protein dan probiotik

Perhatikan secara khusus apa yang Anda makan dan minum selama demam isu flu dan batuk. Jaga tumpuan makan sehat Anda, yakni dengan mengonsumsi ikan dan telur. Sumber protein tersebut sangat baik dikonsumsi alasannya yaitu bab dari pertahanan badan Anda. Terlalu sedikit asupan protein yang masuk mampu menurunkan sistem kekebalan tubuh. Selain makanan tersebut, yogurt juga memiliki kandungan protein dan probiotik yang dapat meningkatkan kesehatan usus Anda. Probiotik tersebut memperbaiki sistem kekebalan badan Anda dan membantu melindungi diri dari penyerang gila menyerupai bakteri.

 

2. Olahraga teratur

Olahraga teratur yaitu cara yang rupawan untuk tetap sehat. Anda akan merasa lebih energik dan prima dalam menjaga sistem kekebalan badan Anda. Orang cukup umur berusia antara 18 dan 64 tahun, setidaknya harus menyelesaikan latihan tingkat sedang selama 150 menit per ahad atau melaksanakan latihan intensif lebih banyak selama minimal 75 menit. Nah untuk belum dewasa di bawah usia 18 tahun sebaiknya berolahraga 60 menit setiap hari.

3. Cuci tangan sesering mungkin

Kapan pun Anda menyentuh sesuatu di kawasan umum, menyerupai pegangan pintu, tombol lift, microwave kantor, atau tiang gantungan kereta, sebaiknya basuh tangan dengan sabun dan air selama 20 detik. Jika Anda tidak memiliki sabun, Anda mampu menggunakan pembersih tangan dengan alkohol. Seiring dengan seringnya Anda membersihkan tangan, maka basil yang rentan menyerang badan melalui mulut, hidung, bibir, atau mata Anda mampu dihindari.

4. Dapatkan udara segar

Udara segar sangat penting untuk meningkatkan sistem kekebalan badan Anda. Jika Anda merasa sakit, jalan-jalanlah di sekitar lingkungan Anda. Aktivitas ini sama halnya dengan berolahraga. Untuk menghindari sakit, Anda mampu berlari keliling taman. Nah saat Anda sedang berada di dalam rumah, disarankan membuka jendela untuk meningkatkan pergerakan udara sehingga Anda tidak tidur di ruang pengap di mana basil dan virus mampu berkembang.

5. Tidur

Tidur yaitu salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan biar badan Anda tetap sehat dan membantu Anda cepat sembuh saat Anda sakit. Dapatkan tidur malam yang nyenyak setiap malam selama demam isu batuk dan flu untuk membantu sistem kekebalan badan Anda tetap kuat. Jika Anda sakit, tidur lebih sering dari biasanya akan membantu badan Anda lekas pulih.

Konsumsi Brokoli Setiap Hari Bermanfaat Bagi Kesehatan Usus

Apakah Anda punya persoalan pada usus, menyerupai persoalan pencernaan atau radang usus besar? Jika ya, mulailah dari sekarang untuk mengonsumsi brokoli setiap hari. Pasalnya sayuran hijau yang satu ini dapat membantu menjaga kesehatan usus Anda.

Dilansir dari Indian Express, penelitian yang dipublikasikan di jurnal Fungsional Foods menyebutkan bahwa sayuran yang mengandung cruciferous menyerupai brokoli, brussels sprouts dan kubis mengandung senyawa kimia organik yang selanjutnya berfungsi memelihara flora usus tetap sehat dan menjaga kekebalan tubuh.

Fungsi penghalang usus yang baik dari terusan gastrointestinal juga membantu melindungi usus dari racun dan mikroorganisme berbahaya, sekaligus membiarkan nutrisi masuk ke dalam sistem.

“Ada banyak alasan mengapa kita ingin mengeksplorasi kesehatan gastrointestinal dan satu alasan ialah jikalau Anda memiliki masalah, menyerupai usus yang bocor, yang kemudian dapat menimbulkan kondisi lain, menyerupai radang sendi dan penyakit jantung,” kata Gary Perdew, Profesor di Pennsylvania State University di AS.

“Menjaga kesehatan Anda tetap sehat dan memastikan Anda memiliki fungsi penghalang yang baik sehingga Anda tidak menerima efek bocor yang sangat besar,” tambahnya.

Untuk keperluan penelitian tersebut, para peneliti melaksanakan tes pada tikus, yang menawarkan bahwa tikus dengan diet komplemen brokoli lebih bisa menoleransi persoalan pencernaan yang serupa dengan gejala radang usus besar atau kolitis daripada yang tidak melakukannya.

Selain menjaga kesehatan usus, brokoli juga dapat membantu mencegah penyakit kanker dan penyakit Crohn (penyakit radang usus kronis). Bahkan penelitian sebelumnya telah mengatakan bahwa brokoli juga dapat membantu mengatur diabetes dan mengurangi risiko kanker prostat.

5 Hal yang Dialami Tubuh Jika Tidak Sarapan

Untuk mengawali hari, sempatkan diri untuk sarapan di pagi hari. Banyak pakar menyebut, sarapan ialah makan paling penting dalam sehari.

Melewatkan sarapan akan berdampak pada kesehatan secara keseluruhan, mulai dari jantung sampai sistem metabolisme. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Risiko kegemukan
Bukankah mengurangi makan akan mencegah kegemukan? Teorinya demikian, tetapi dalam praktiknya tidak sesederhana itu. Berbagai penelitian membuktikan, orang-orang yang tidak sarapan cenderung lebih rentan terhadap perilaku makan berlebihan di siang dan malam hari. Dampaknya, asupan kalori jadi lebih banyak.

2. Gangguan siklus menstruasi
Sebuah penelitian tahun 2010 menyebut bahwa komposisi hormonal juga dipengaruhi oleh tumpuan makan. Penelitian yang muncul di jurnal Appetite ini menawarkan bahwa keluhan nyeri haid dan siklus yang tidak teratur lebih banyak ditemukan pada perempuan yang jarang sarapan.

3. Bad mood
Kadar gula darah besar pengaruhnya terhadap suasana hati. Orang-orang dengan tumpuan makan sehat, dilaporkan punya kemampuan lebih baik dalam mengontrol suasana hati. Termasuk di antaranya, mereka yang rajin sarapan.

4. Lemas
Kadar gula yang rendah di dalam darah dikala tidak sarapan membuat sumber energi sangat terbatas. Tubuh akan menawarkan tandanya dengan rasa lemas, cepat letih, dan sering mengantuk.

5. Susah fokus
Kemampuan otak juga terdampak jikalau seseorang tidak pernah sarapan. Fungsi otak akan mengalami penurunan, terutama dalam menjaga konsentrasi. Ini biasanya terjadi di pagi hari dikala seseorang berangkat kerja tanpa sarapan dulu sebelumnya.

5 Penyebab Berat Badan Susah Turun Meski Rajin Olahraga

Memikirkan berat tubuh yang tidak turun-turun memang bikin frustrasi. Rajin olahraga bukan jaminan berat tubuh akan ideal, selama masih melaksanakan kesalahan-kesalahan ini.

Selain faktor acara fisik, dalam hal ini olahraga, nutrisi juga besar pengaruhnya pada berat badan. Asupan kalori yang lebih tinggi dibandingkan pembakarannya, terang tidak menguntungkan bagi yang ingin kurus.

Namun dari olahraganya sendiri, ada juga beberapa kesalahan yang perlu dikoreksi.

1. Gerakan kurang variatif
Ketika olahraga, banyak orang berfokus pada satu jenis gerakan. Misalnya untuk mengecilkan perut, sepanjang hari hanya melaksanakan sit up. Gerakan ini memang sangat terfokus pada otot perut, alasannya mengisolasi gerakan otot tersebut. Tentu sangat efektif. Namun dalam hal pembakaran kalori, jauh lebih efektif bila melibatkan kelompok otot lainnya dengan menambahkan gerakan lain sebagai variasi.

2. Intensitas tidak meningkat
Tubuh insan sangat pintar melaksanakan adaptasi, termasuk otot dan sistem saraf. Hanya dalam 6-8 pekan, olahraga seakan kehilangan manfaatnya bila dilakukan dengan intensitas yang sama. Pada titik tersebut, akan terjadi plateau. Berat tubuh tidak lagi turun, seperti mentok. Untuk mengatasinya, secara bertahap intensitas harus selalu ditingkatkan.

3. Fokus hanya pada kardio
Latihan kardiovaskular memang mengkremasi banyak kalori. Maka tidak heran pada pelari dan pesepeda tubuhnya ramping-ramping. Namun jangan mengharapkan tubuh akan seramping itu bila hanya mengandalkan olahraga kardio. Menambahkan sesi latihan beban akan meningkatkan massa otot, yang artinya juga meningkatkan konsumsi energi dari pembakaran kalori.

4. Meremehkan istirahat
Istirahat yaitu episode penting dari latihan. Olahraga dalam kondisi otot letih tidak akan pernah menawarkan hasil maksimal. Butuh rehat untuk memberi kesempatan sel-sel otot memperbaiki diri dari kerusakan, biar berfungsi optimal pada sesi latihan berikutnya.

5. Tidak konsisten
Olahraga berat di final pekan, pasti akan mengkremasi banyak kalori. Tapi jangan berharap berat tubuh akan turun dengan serta merta, bila enam hari berikutnya lebih banyak duduk di depan komputer. Efek olahraga terhadap laju metabolisme akan segera hilang bila tidak dijalankan secara rutin.

Penyebab Mata Merah yang Berpindah-pindah

Kemarin istri saya, mata sebelah kanan mengalami kemerahan kemudian pindah ke sebelah kiri. Kemudian hari menular kedua mata saya mulai dari pagi. Ini penyakit apa ya Dok? Apa berbahaya? Apalagi kami punya bayi umur 4 bulan. Mohon resepnya obat matanya Dok, bila ada obat tradisional boleh. Terimakasih.

S (Laki-laki, 31 tahun)

Jawaban

Mata kanan mengalami kemerahan itu mampu membuktikan lebih dari 33 penyakit, antara lain: konjungtivitis hemoragik akut, blefaritis pada dewasa, konjungtivitis alergika, konjungtivitis bakterial, ulserasi kornea, penyakit mata merah (di dalam ilmu kedokteran diistilahkan sebagai keratoconjunctivitis sicca), kasus emergensi pengikisan kornea, dsb.

Berbahaya tidaknya tergantung penyebabnya, apakah virus, bakteri, zat asing, atau penyebab lainnya. Hal ini perlu dipastikan dokter dengan pemeriksaan penunjang yang sesuai.

Secara umum, antibiotik oftalmik dapat dipertimbangkan untuk terapi konjungtivitis bakterial akut, mengingat rerata masa penyembuhannya relatif sama. Sedangkan konjungtivitis alergi ringan dapat diobati dengan obat golongan vasokonstriktor atau antihistamin (yang dijual bebas di apotek atau toko obat), atau yang lebih efektif yaitu antagonis reseptor H1 histamin topikal generasi kedua.

Saran saya, alangkah lebih baik dan bijaksana bila Anda segera memeriksakan diri ke dokter umum atau dokter seorang jago mata terdekat, untuk menerima terapi yang sesuai. Terimakasih.

Salam sehat dan sukses selalu.

dr Dito Anurogo, penulis 19 buku, S-2 IKD Biomedis FK UGM Yogyakarta.

Ini Dia 5 Manfaat Tidak Menggunakan Bra

Hari Tanpa Bra (No Bra Day) yang jatuh pada tanggal 13 Oktober menerima apresiasi dari aneka macam wanita yang ada di aneka macam kepingan dunia. Selain untuk menghargai pasien dengan kanker payudara khususnya para wanita, sesekali tidak mengenakan beha pun punya manfaat kesehatannya lho.

Dilansir dari Bustle, Jumat (13/10/2017), ini ia di antaranya manfaat yang ditawarkan dengan menanggalkan bra Anda di dalam rumah:

1. Lebih nyaman
Seharian ketika bekerja atau bahkan ada yang hingga dipakai tidur memakai bra benar-benar mampu membuat tidak nyaman. Di samping itu, penelitian yang dilakukan Profesor Comte Jean dan Denis Rouillon dari University of Franche menemukan bahwa tidak ada manfaat dari bra jangka panjang. “Secara medis, secara fisiologis, anatomis, payudara tidak mendapat manfaat dari kehilangan gravitasi,” ujar tim peneliti.

2. Membuat payudara lebih sehat
Roullion dengan studi yang sama dengan sebelumnya, menemukan bahwa tidak mengenakan bra justru membuat payudara wanita lebih kuat. Efek jangka panjang dari tidak memakai bra menyampaikan bahwa lebih banyak jaringan otot yang tumbuh.

3. Melancarkan sirkulasi darah
Tidak mengenakan bra memungkinkan darah mengalir lebih lancar di sekitar dada Anda. Ini dapat membantu membangun jaringan otot dan juga menjaga kulit Anda tetap kencang.

4. Bentuk payudara semakin seksi
Suatu penelitian mengemukakan bahwa puting wanita yang tidak memakai bra rata-rata 7 milimeter lebih tinggi dibandingkan perempuan yang mengenakannya. Hal ini membuat payudara semakin memiliki bentuk yang indah.

5. Mudah menyadari perubahan
Ketika melepas bra, Anda mampu melaksanakan gerakan SADARI (periksa payudara sendiri) untuk mengetahui apakah ada benjolan yang mampu menjadi kanker payudara. Namun ingat, SADARI akan lebih efektif dilakukan 7-10 hari setelah masa menstruasi.